Rabu, 27 Juni 2012

Peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Masa Lalu dan Moderen

Peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Masa Lalu dan Modern

Oleh : Cucu Kuswati, S.Pd

Seiring dengan kemajuan pada bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, perkembangan komunikasi dan informasi saat ini berjalan dengan begitu cepat. Saat ini hampir tidak ada seorang pun yang tidak bersinggungan dengan teknologi komunikasi dan informasi. Banyak aspek dalam teknologi komunikasi dan informasi yang terus berkembang. Kemajuan komputasi dalam penggunaan komputer telah menunjukkan bahwa industri teknologi dan komunikasi dan informasi dunia sekarang ini benar-benar bergerak ke arah mobilitas menembus batasan fisik ruang dan waktu.
Teknologi telah banyak memberikan kemudahan. Tidak disangkal lagi bahwa gabungan komunikasi dan teknologi informasi telah mendorong terjadinya perubahan-perubahan penting di berbagai sudut dunia. Telepon, terutama telepon genggam telah mengubah cara orang berkomunikasi. Selain itu, penemuan jaringan internet pun telah memungkinkan orang-orang dari seluruh dunia dapat saling berkomunikasi dengan cepat dan murah.
Semenjak ditemukannya alat komunikasi, untuk pertama kalinya, alat komunikasi terus mengalami perkembangan. Berdasarkan rentang waktunya, peralatan komunikasi dibedakan menjadi alat komunikasi masa lalu (kuno) dan alat komunikasi modern.
1. Media Komunikasi Masa Lalu (Kuno)
Alat komunikasi masa lalu masih sederhana bila dibandingkan dengan alat komunikasi yang ada saat ini. Peralatannya pun menggunakan bahan-bahan yang ada di alam seperti kentongan, asap, dan daun lontar. Berikut media komunikasi yang digunakan pada masa lalu.
a. Kentongan
Kentongan dikenal sebagai salah satu alat sarana komunikasi tradisional. Kentongan sudah lama digunakan di Indonesia, mulai dari kerajaan Demak, Surakarta, Yogjakarta, dan daerah lainnya di Indonesia. Kentongan digunakan untuk memberi tahu warga bahwa telah atau akan terjadi sesuatu. Tanda atau kode yang digunakan berbeda-beda antara satu peristiwa dengan peristiwa lainnya. Misalnya, tanda kentongan yang menandakan akan adanya bahaya banjir berbeda dengan tanda adanya kemalingan, kenduri, perayaan, atau akan ada lawan yang menyerang. Kentongan juga digunakan pamong kerajaan bila hendak menyampaikan pesan dan perintah raja kepada rakyatnya. Pamong kerajaan tinggal memukul kentongan sehingga rakyatmya bergegas datang dan berkumpul di suatu tempat yang sudah lazim mereka gunakan.
Walaupun terjadi perkembangan teknologi yang begitu pesat, namun kentongan merupakan sarana komunikasi tradisional yang masih dapat bertahan sampai saat ini, khususnya di daerah pedesaan. Kentongan masih digunakan, misalnya di bidang keamanan dipakai sebagai sarana ronda malam. Kentongan juga dipakai sebagai petunjuk waktu. Kentongan besar (bedug) digunakan sebagai tanda bahwa waktu shalat telah tiba.

b. Asap
Orang-orang zaman dahulu juga memanfaatkan asap sebagai media komunikasi. Asap sangat dikenal popular digunakan sebagai media komunikasi suku bangsa Indian di Amerika. Alat komunikasi ini biasa digunakan untuk mengirimkan suatu pesan rahasia pada teman ataupun lawan.
Seperti halnya kentongan, berkomunikasi dengan menggunakan asap tidak memiliki kode yang standar (baku). Misalnya satu kepulan asap dapat berarti suatu peringatan. Dua kepulan asap dapat pula berarti adanya bahaya. Tiga kepulan asap dapat berarti adanya masalah ataupu meminta bantuan.

c. Prasasti dan Daun Lontar
Pada zaman yang lebih maju, orang mulai menggunakan bahasa tulisan sebagai alat komunikasi. Kegiatan surat-menyurat di Indonesia telah dimulai sejak zaman kerajaan Kutai, Tarumanegara, Majapahit, Sriwijaya, dan Mataram. Walaupun masa itu kegiatan tersebut masih terbatas pada kegiatan surat-menyurat antar kerajaan. Mereka menggunakan kulit kayu atau bambu sebagai bahan untuk menulis.
Sebelum ditemukannya kertas, kegiatan komunikasi dan penyampaian informasi melalui surat dilakukan lewat media batu (prasasti) dan daun lontar. Itulah sebabnya kedua media tersebut dijadikan sebagai alat komunikasi.
Media yang lazim dipakai untuk menulis surat pada tempo dulu didominasi oleh daun lontar. Selain itu, ada juga yang menggunakan bambu, tulang binatang, rotan, dan lempengan batu (dikenal dengan nama prasasti).

2. Media Komunikasi Modern
Seiring dengan kemajuan teknologi, media komunikasi juga mengalami perkembangan dengan cepat. Beberapa media komunikasi modern sebagai berikut :

a. Telepon dan Handphone
Telepon merupakan alat telekomunikasi yang dapat mengirimkan pembicaraan melalui sinyal listrik dan menggunakanya kita bisa berkomunikasi secara lisan dengan seorang yang berjarak jauh. Telepon pertama kali diciptakan oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876. Alat ini merupakan sarana komunikasi yang praktis, maka tidaklah mengherankan apabila telepon berkembang dengan pesat.
Jika semula telepon hanya terbatas pada telepon tetap (fixed line telephone), maka sejak 3 April 1973 telah dikenal suatu teknologi yang dikenal dengan nama telepon genggam atau yang lebih dikenal dengan sebutan handphone (disingkat HP). HP merupakan salah satu teknologi komunikasi yang saat ini marak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Pada awalnya HP hanya digunakan oleh kalangan tertentu, misalnya pengusaha. Akan tetapi, saat ini HP seolah telah menjadi kebutuhan primer. Fungsi HP kini tidak hanya sebagai alat komunikasi yang efektif, tetapi juga sudah menjadi bagian dari gaya hidup, penampilan, trend, dan prestise (gengsi).
Teknologi dari alat komunikasi ini semakin lama semakin maju. Ukuran dan bentuk HP pun semakin hari semakin kecil dan menarik. Fitur-fitur yang ditawarkan pun semakin beragam.
Kini HP dilengkapi dengan kamera digital, radio FM, pemutar MP3, Video, dan berbagai game menarik. Jadi, dunia HP adalah dunia untuk berkomunikasi, berbagi, mencipta, dan menghibur dengan suara, tulisan, gambar, musik, dan video.
Telepon genggam, semakin berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (Short Message Service: SMS), telepon-telepon yang mahal juga menambahkan fitur layanan seperti Multimedia Message Service (MMS) dan internet (WAP, GPRS, 3G). Adapula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ke tiga (3G) yang menambahkan jasa videophone maupun televisi on line di telepon genggam mereka.

b. Koran (Surat Kabar)
Koran atau surat kabar merupakan suatu penerbitan yang ringan. Koran biasanya dicetak pada kertas berbiaya murah yang disebut kertas koran. Koran berisi berita-berita terkini dalam berbagai topik. Topiknya bisa berupa kejadian politik, olahraga, tajuk rencana, dan cuaca. Koran biasanya juga berisi kartun, teka teki silang (TTS), dan hiburan lainnya.
Ada juga koran yang dikembangkan untuk bidang-bidang tertentu, misalnya berita untuk industri tertentu. Saat itu, koran berisi jurnal kegiatan sang kaisar, yaitu Julius Caesar yang bertajuk "Acta Diurna". Walupun demikian, pada tahun 1605 surat kabar terbit pertama kali dalam bentuk tercetak oleh Johan Carolus dengan tajuk "relation". Koran tertua di dunia saat ini masih terbit adalah "Post-och Inrikes Tidningar" dari Swedia yang terbit pertama kali pada tahun 1645.
Saat ini koran tidak hanya berbentuk kertas, tetapi juga disertai dengan versi on line-nya di internet.

c. Televisi
Media komunikasi yang satu ini merupakan media komunikasi yang sangat popular. Hampir seluruh rumah tangga di dunia ini mempunyai sebuah televisi atau bahkan lebih. Televisi atau yang biasa kita sebut dengan TV merupakan sebuah alat penangkap siaran bergambar. Televisi berasal dari kata tele yang berarti jauh dan vision yang berarti tampak. Jadi, televisi berarti melihat dari jarak jauh.
Penemuan televisi telah mengubah peradaban dunia. Hal ini karena televisi telah memberikan banyak informasi kepada kita. Beragam stasiun televisi yang ada saat ini dengan aneka program siarannya yang disajikan, telah menjadikan televisi sebagai sumber segala informasi, berita, dan juga hiburan.
Televisi diciptakan berawal dari ditemukannya cakram metal (logam) kecil yang berputar dan memiliki banyak lubang oleh Paul Nipkow pada tahun 1883. Seiring dengan perkembangan teknologi, televisi pun mengalami perkembangan yang sangat cepat. Jika dulu kita hanya bisa menikmat televisi hitam putih, mka sekarang kita bisa menikmati televisi berwarna. Layar televisi pun telah mengalami perubahan dari layar televisi cembung ke televisi layar cekung.

d. Faksimil (Facsimile)
Faksimil atau Fax adalah alat yang mampu mengirimkan dokumen melalui jaringan telepon dengan hasil yang sama percis dengan aslinya. Facsimile dapat disebut sebagai mesin atau pesawat fotokopi jarak jauh (telecopier) yang digunakan untuk mengirimkan dan menerima salinan informasi yang berupa gambar, foto, atau dokumen secara langsung. Fax memanfaatkan sambungan PSTN dan nomor telepon. PSTN adalah singkatan dari Public Switched Telephone Network atau yang biasa disebut dengan jaringan telepon tetap (dengan kabel). Prinsip dasar dari fax yaitu gabungan perangkat dari scanner gambar, modem, printer dengan grup jaringan, dan juga mesin fotokopi.

e. Telegraf
Telegraf merupakan mesin pengirim dan penerima pesan jarak jauh. Kata telegraf yang sering didengar saat ini, secara umum merupakan telegraf elektrik. Telegraf ditemukan oleh seorang warga Amerika Serikat bernama Samuel F.B. Morse bersama asistennya Alexander Bain.
Pesan pada telegraf dikirimkan oleh operator telegraf (telegrapher) menggunakan kode morse yang terkenal dengan nama "telegram" atau "kabelgram", sering disingkat dengan pesan kabel atau kawat.
Kode mosre adalah metode dalam pengiriman informasi, dengan menggunakan standar data pengiriman nada atau suara, cahaya dengan membedakan ketukan dash dan dot dari pesan kalimat, kata, huruf, angka dan tanda baca. Kode morse dapat dikirimkan melalui peluit, bendera, cahaya, dan ketukan morse. Sebelum telepon jarak jauh ditemukan dan banyak digunakan, telegram sangat terkenal. Telegram biasanya digunakan untuk perjnjian bisnis, dan tidak sama denan email, telegram sering digunakan untuk pengiriman dokumen resmi dalam perjanjian bisnis.
Pada Tahun 1843, seorang penemu asal Skotlandia, Alexander Bain, menemukan sebuah alat yang bisa dikatakan merupakan sebuah mesin faksimil pertama. Ia menyebut penemuannya ini dengan "recording telegraph" (teleraf perekam). Telegraf yang ditemukan Bain ini mampu mengirimkan gambar menggunakan kawat elektrik.
Pada tahun 1855, seorang biarawan Italia, Giovanni Caselli, juga membuat sebuah telegraf elektrik yang dapat mengirimkan pesan. Caselli menamai penemuannya ini dengan "Pantelegraf". Pantelegraf telah sukses digunakan dan diterima sebagai saluran telegraf antara kota Paris dan Lyon.

f. Radio Komunikasi
Sebagian dari kita pasti sudah mengenal radio komunikasi yang lebih dikenal dengan nama Walkie Talkie, atau mungkin dengan nama Handy Talkie (HT). Walkie Talkie merupakan salah satu alat komunikasi yang memiliki cara kerja telepon secara sederhana. Walkie Talkie adalah 2 Way Radio yang dapat melakukan pembicaraan dua arah alias berbicara dan mendengan lawan bicara secara bergantian. Alat ini bisa digunakan untuk komunikasi 2 orang atau lebih dalam jarak 0,5-2,5 Km secara hemat (tanpa memikirkan biaya pulsa). Alat ini sangat cocok untuk pekerjaan yang butuh koordinasi banyak orang, seperti : instalasi kabel networking, pemasangan antena TV, Parabola, pekerja pabrik, sekuriti, panitia acara, pergi ramai-ramai/konvoi kendaraan keluar kota, permainan anak-anak, dll.
Walkie Talkie dapat juga digunakan berbarengan lebih dari 1 pasang , jadi bisa sekaligus komunikasi 3 orang atau lebih menggunakan channel yang sama. Walkie Talkie berbeda dengan HT (Handy-Talky), HT perlu izin untuk menggunakannya, Walkie Talkie tidak perlu izin. HT memiliki range frekuensi yang besar dan pemakai bebas memilih frekuensi dalam range tersebut. Sedangkan Walkie Talkie memiliki fixed frekuensi yang telah ditentukan biasanya berjumlah 12 s/d 40 channel/frekuensi. Pengguna hanya dapat memilih channel-channel fixed tersebut yang biasanya sama/standar walaupun merk produk berbeda.
Secara umum, jenis frekwensi yang digunakan oleh rradio komunikasi adalah VHF (Very High Frequency) dan HF (High Frequency). VHF biasanya digunakan untuk radio komunikasi jarak dekat dan beroperasi pada frekwensi 100-300 Mhz. Hal ini disebabkan karena gelombang radio dipancarkan secara garis lurus (horizontal). Sehingga jika pada jarak antara 2 stasiun terdapat objek-objek seperti bangunan, pohon-pohon yang tinggi, ataupun pegunungan yang lebih tinggi dari pancaran gelombang radio, maka sudah pasti transmisi yang dikirimkan ataupun diterima akan terhambat.
HF (High Frequency) merupakan gelombang radio yang bekerja pada frekwensi 2-24 Mhz, dan biasanya digunakan untuk radio komunikasi jarak jauh karena sifat gelombangnya yang dapat memantul sehingga tidak memiliki efek hambatan pada objek. Dan ditambah lagi dengan kemampuan frekwensi ini untuk memantul pada lapisan ionosphere, sehingga jarak sejauh apapun dapat dijangkau oleh frekwensi ini, dengan catatan dalam keadaan cuaca yang cukup bagus.
Dari kedua jenis frekwensi diatas, kita dapat melihat perbedaan yang signifikan. Dan penggunaan frekwensi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dari perorangan ataupun institusi.Tetapi bagi kebanyakan institusi, mereka biasanya selalu menggunakan radio komunikasi yang bekerja pada kedua frekwensi tersebut.

g. Radio
Radio adalah teknologi yang diigunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).
Gelombang radio adalah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik, dan terbentuk ketika objek bermuatan listrik dimodulasi (dinaikkan frekuensinya) pada frekuensi yang terdapat dalam frekuensi gelombang radio (RF) dalam suatu spektrum elektromagnetik. Gelombang radio ini berada pada jangkauan frekuensi 10 hertz (Hz) sampai beberapa gigahertz (GHz), dan radiasi elektromagnetiknya bergerak dengan cara osilasi elektrik maupun magnetik.
Meskipun kata 'radio' digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan alat penerima gelombang suara, namun transmisi gelombangnya dipakai sebagai dasar gelombang pada televisi, radio, radar, dan telepon genggam pada umumnya. Radio banyak bentuknya, termasuk jaringan tanpa kabel, komunikasi bergerak di segala jenis, dan juga penyiaran radio. Sebelum televisi terkenal, siaran radio komersial termasuk drama, komedi, beragam show, dan banyak hiburan lainnya; tidak hanya berita dan musik saja. Lihat pemrograman radio.

h. Pager (Radio Panggil)
Radio Panggil lebih dikenal dengan sebutan pager yaitu alat telekomunikasi pribadi untuk menyampaikan dan menerima pesan pendek. Radio panggil numerik satu arah hanya dapat menerima pesan yang terdiri dari beberapa digit saja, khas layaknya sebuah nomor telepon yang digunakan penggunanya untuk menelepon. Radio panggil Alphanumerik juga tersedia dengan sistem 2 arah dapat mengirim pesan melalui surat elektronik atau SMS (Short Message Service).
Ada 3 tipe pada sistem radio panggil (pager), pertama, radio panggil numerik adalah tipe yang paling tidak rumit. Didalamnya hanya tersedia urutan angka dan kode-kode untuk memanggil. Kedua, radio panggil Alphanumerik, pada dasarnya sama dengan radio panggil numerik, tetapi kelebihannya terletak pada tersedianya tempat untuk memuat tulisan dan surat elektronik (e-mail) untuk mengirim pesan. Ketiga, radio panggil Alphanumerik dua arah yang dapat mengirimkan pesan teks dengan hanya menggunakan tombol yang kecil.
Munculnya seluler dengan beragam layanan yang lebih cepat dan murah mengakibatkan eksisteni radio panggil perlahan-lahan menghilang. Saat ini radio panggil (pager) sudah jarang ditemukan di peredaran dunia bisnis. Persaingan alat komunikasi yang murah dengan layanan yang semakin canggih, makin tidak terlihatnya radio panggil ini. Walaupun dia adalah jejak tertua barang teknologi purbakala di abad ini, tetapi masih tetap terpakai. Terutama pada mereka yang bergerak di bidang jasa terutama di jasa informasi dan jasa kesehatan seperti dokter.

i. Telepon Satelit
Telepon satelit ukurannya tidak lebih besar dari telepon GSM. Telepon satelit itu memiliki fungsi interkom antarpenerima (seperti walkie-talkie) yang dilengkapi dengan mesin pemindai (scanner) otomatis untuk memindai gelombang dan fitur-fitur mengesankan lainnya. Saat itu telepon satelit yang dilengkapi fungsi walky talky sangat mahal dan hanya dipakai segelintir orang saja. telepon satelit dirilis oleh sebuah perusahaan bernama Thuraya di Perancis. Kini, teknologi telepon satelit diadopsi untuk pengembangan Push to Talk (PTT).
Push to Talk merupakan layanan turunan 3G yang membuat konsumen bisa berbicara dengan lawan bicaranya tanpa harus menekan nomor telepon orang yang bersangkutan. Konsumen bisa bicara sepuasnya dengan hanya menekan tombol PTT yang biasanya terletak disamping ponsel. Push to Talk hampir menyerupai Walkie-Talkie, dimana pelanggan dapat berkomunikasi dengan satu orang atau lebih secara simultan. Tidak seperti Walkie-Talkie yang mengirimkan datanya secara lngsung ke penerima, Push to Talk dapat menggunakan beberapa jenis jaringanuntuk mentransmisikan datanya, sehingga kita dapat berkomunikasi ke berbagai belahan dunia. Namun, PTT tetaplah sama seperti walkie-talkie, karena saat hendak berbicara, kita tetap harus menunggu giliran dari lawan bicara dalam satu group.

j. Internet
Internet merupakan salah satu produk teknologi komunikasi dan informasi yang paling maju saat ini. Internet berawal dari diciptakannya teknologi jaringan komputer sekita tahun 1960. Pada awalnya, jaringan komputer dimanfaatkan oleh angkatan bersenjata Amerika Serikat untuk mengembangkan senjata nuklir. Setelah itu, pada tahun 1970 internet banyak digunakan oleh universitas-universitas di Amerika dan berkembang pesat hingga saat ini.
Pada tahun 1989, Tim Berners ahli komputer dari Inggris menciptakan World Wide Web, yaitu semacam program yamg memungkinkan suara, gambar, film, dan musik ditampilkan dalam internet. Karena penemuan ini tampilan internet menjadi lebih menarik dan sangat bervariasi.
Dahulu internet hanya dapat digunakan oleh kalangan dan komponen tertentu saja. Namun, saat ini orang yang berada di rumah pun bisa terhubung lewat internet dengan menggunakan modem dan jaringan telepon.
Selain itu, internet banyak digunakan oleh perusahaan, lembaga pendidikan, lembaga pemerintah, lembaga militer di seluruh dunia untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Internet telah memungkinkan manusia berhubungan tanpa batasan dan waktu. Selain memberikan banyak manfaat, internet juga memberikan damfak negatif. Hal ini dikarenakan terlalu bebasnya informasi yang terdapat dalam internet.


Sumber
Supriyanto.2008.Teknnologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: Penerbit Yudhistira
  
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar